Wednesday, October 5

Hukum & Kebijakan

Science Memangsa Mujizat
Editorial, Hukum & Kebijakan, Opini

Science Memangsa Mujizat

13 Agustus 2022 Digital footprint — rekam data terkait interaksi di berbagai tempat, entah perlintasan yang misalnya memanfaatkan Google Maps, perkunjungan ke laman-laman atau platform atau portal disadari atau tidak – semua itu oleh sebab perkembangan ilmu pengetahuuan boleh jadi menguntungkan – dalam mengenali deretan prestasi seseorang, atau sebaliknya – jejak itu membongkar rancang strategi sesuatu yang dirahasiakan. Jejak digital punya jangkauan mahaluas, tak terbatas ruang, waktu, dimensi, dan ringkas diakses siapa saja, lalu jadi kekal di internet. Apa saja itu: teks, status di laman sendiri, foto, video, konten, komentar, data apa saja, internet banking, persetujuan akses cookies, riwayat pencarian, dll… Oleh: Daniel Kaligis Penulis adalah jurnalis penulis Editor: Philips M...
Kapolri: Tidak Ditemukan Fakta Tembak-Menembak
Hukum & Kebijakan, News

Kapolri: Tidak Ditemukan Fakta Tembak-Menembak

10 Agustus 2022 Oleh: Tim Redaksi Editor: Philips Marx Gambar: Retouching tangkapan layar media terkait kasus tewasnya Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat. BANGUN-INDONESIA.COM — Jakarta | KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia umumkan perkembangan kasus terkait tewasnya Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat, 08 Juli 2022 silam. Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Selasa, 09 Agustus 2022 mengumumkan bahwa Irjen Ferdy Sambo merupakan tersangka kasus penembakan terhadap Brigadir J atau Yoshua Hutabarat. Listyo menyebut tidak ada peristiwa tembak-menembak seperti yang dinyatakan pada laporan awal kasus tersebut. Baca Artikel Terkait: 🖇 Edukasi Pengetahuan Hukum Dalam konferensi pers ...
Edukasi Pengetahuan Hukum
Hukum & Kebijakan, Opini

Edukasi Pengetahuan Hukum

04 Agustus 2022 Ada palang ada hambatan legal dalam penyampaian pendapat di bumi demokrasi mungkin tertahan. Tembak regulasi ITE, menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain, untuk memenuhi tuntutan adil sesuai pertimbangan keamanan dan ketertiban umum, lalu tanya: nama siapa cemar? Transaksi peluru sudah menyasar sejumlah titik, jadi bercak, jadi kenangan, jadi beban, jadi bekas. Konten-konten ramai meletus di adab maya tarik ulur perkara… Oleh: Mordekhai Rohan Massie Penulis adalah Aktivis Ketum Ormas Perhimpunan Masyarakat Peduli Sulawesi Utara Editor: Daniel Kaligis KEPADA BAPAK PRESIDEN INDONESIA, dorong kesadaran hukum di masyarakat, bangsa, dan negara: evaluasi soal – kasus tembak-menembak antar anggota polisi di kediaman Kepala Divisi Pro...
Calo Sertifikat di Lanrisang
Hukum & Kebijakan, Opini

Calo Sertifikat di Lanrisang

29 Juli 2022 Genderang perang ‘berantas mafia tanah’ sudah dikumandangkan. Ternyata, masih ada oknum pejabat bermain-main, jadi calo sertifikat. Interupsi ini mewakili suara mereka yang jadi ‘obyek hukum’ para mafia. Selasatu yang disorot di sini adalah tentang hak-hak yang seyogyanya diakomodir negara, dalam hal ini difasilitasi pemangku kebijakan di semua wilayah Indonesia untuk menempatkan hak-hak kepemilikan itu berdasarkan fakta-fakta sesungguhnya. Bahwa, keadilan bukan semata-mata tentang kalah-menang suatu perkara. Oleh: Lunandar, SH Penulis adalah praktisi hukum Tinggal di Makassar Editor: Daniel Kaligis AMASSANGENG tahun 1980: Kampung itu berjarak sekitar seratus delapan puluh kilometer dari ibu kota Sulawesi Selatan. Desa Amassangeng bertetangga, Lanrisang, Samaul...
Pembela Berani Bernurani
Esai, Guratan, Hukum & Kebijakan

Pembela Berani Bernurani

26 Juni 2022 Selalu, maju terus, berdiri teguh jangan goyah…!! Oleh: Emmy Sahertian Penulis berkegiatan di Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika PROFESIONALITAS seorang pembela keadilan adalah bagaimana hati nuraninya menjadi dasar pembelaan dan membuatnya bijak dalam melakukan keputusan etis, cerdas dalam mengelola perilaku. Hati nurani itu merupakan bingkai atau frame yang akan membentuk ilmu pembelaan, yang dipelajari secara kognitif agar menjadi alat pengungkap kebenaran untuk keadilan: mestinya hal itu terpeta dan tersimpan dengan baik dalam memori, melahirkan keputusan etis perilaku pembelaan yang berani dan  mumpuni. Baca artikel terkait: Pantar, Siapa Gentar Karena perilaku merupakan  perintah evaluatif dari memori. Frame hati nurani ini tidak bisa direkayasa ka...
‘Sikat’ Mafia Tanah
Hukum & Kebijakan, Opini

‘Sikat’ Mafia Tanah

04 Juni 2022 Rakyat bergerak, kami adalah bagian di dalamnya – menghendaki follow-up kabar pemberantasan mafia tanah itu bukan hanya wacana. Jangan-jangan wacana itu adalah senapan dengan ‘peluru kosong’. Tahun silam, sudah ada ‘Rapat Dengar Pendapat’ dengan wakil rakyat di DPRD Gowa, berikutnya ‘Gelar Perkara Khusus’ di Polda Sulsel. Apa progressnya? Masih menunggu niat baik aparat. Seperti itu… Oleh: Padeng Gervasius, SH Editor: Parangsula Gambar: Demo Darurat Agraria 2018 di Sulawesi Selatan – Foto: Indarto/ Mongabay Indonesia. HAMPIR setiap saat ada pemberitaan tentang giat pemberantasan mafia tanah, gaung perkaranya ada di mana-mana, hasilnya ‘hampir pasti’ tanpa penyelesaian. Padahal, Kepala Negara bilang, sebagaimana pemberitaan sejumlah media massa, bahwa, “Jokowi bak...
Peluncuran Indeks Gender SDGs 2020
Advertorial, Hukum & Kebijakan

Peluncuran Indeks Gender SDGs 2020

  26 April 2022 Siaran Pers Disampaikan oleh: MisiyahDirektur Institut KAPAL Perempuan BERTEPATAN dengan momentum rangkaian semangat peringatan hari Kartini, Institut KAPAL Perempuan, mitra nasional Equal Measures 2030 (EM2030) menyelenggarakan “Peluncuran Laporan Hasil Indeks Gender SDGs 2020”. Peluncuran yang diselenggarakan pada tanggal 26 April 2022 ini akan memaparkan temuan utama pencapaian kesetaraan gender melalui penilaian terhadap 14 tujuan dan 56 indikator SDGs di 144 negara. Diharapkan dari Indeks Gender SDGs ini dapat menjadi informasi terbaru bagi publik, memperkuat gerak bersama untuk kesetaraan gender dan menjadi referensi pengambil kebijakan untuk mempercepat pencapaian kesetaraan gender di Indonesia. Dalam laporan indeks gender SDGs ini menunjukkan bahwa secara glob...
Corpus Juris Civilis
Estorie, Hukum & Kebijakan, Internasional

Corpus Juris Civilis

07 April 2022 Dasar bagi hukum masyarakat di negara-negara modern itu dituang pada zaman Justinian I, ditunjuk Quaestor sacri palatii, yakni pejabat yang bertugas membuat undang-undang, dan Tribonianus – bertugas merevisi undang-undang… Oleh: Parangsula Penulis adalah penyair dan penulis Gambar: Justinian I marble bas-relief, one of 23 reliefs of great historical lawgivers in the chamber of the U.S. House of Representatives in the United States Capitol. Sculpted by Gaetano Cecere in 1950 – Architect of the Capitol JUSTINIAN I terkenal sebagai Flavius Petrus Sabbatius Yustinianus, dikenal juga sebagai Yustinianus Agung. Dalam catatan J.F. Haldon, Byzantium in the seventh century, Cambridge, 2003, disebutkan bahwa dia salah satu tokoh terpenting pada abad kuno. Masa kekuasaanny...
Hujan dan Hujat Minyak Goreng
Guratan, Hukum & Kebijakan, Opini

Hujan dan Hujat Minyak Goreng

20 Maret 2021 Banjir kampung halaman, Generasi Z, penggemar TikTok, berseru di medsos, “Aer so sampe di toto.” Maksud mereka, air hujan yang menggenangi pemukiman sudah sedada tingginya. Pengguna gawai lebih banyak menertawai, Baby Boomers banyak yang naik pitam, atau mati karena uzur dan karena isu pandemi digoreng-goreng sejumlah harga politis bersubsidi dogma-dogma ricuh didoakan panjang lebar untuk menyihir cara pandang… Oleh: Dera Liar Alam Penulis adalah jurnalis penulis Editor: Parangsula Gambar: Menantang hujan panas di ibu kota negara. GERBANG masuk-keluar gedung, para ‘kandala’ duduk memasang wajah murung senduh. Anak kecil menjulurkan kepala keluar dari balik pintu. Puluhan, mungkin ratus, orang-orang bangkit-duduk-bertelut, bangkit lagi dan menyanyi. Saya hafal ir...
Jual Pohon Emas, Beli Harap-Harap Cemas
Hukum & Kebijakan, Opini

Jual Pohon Emas, Beli Harap-Harap Cemas

17 Maret 2022 Media sosial ramai, perilaku, gaya, status, obrolan, jualan, artis dan siapa saja ikut menjual. Nah, marak jualan robot dengan segala janji kemakmuran keberuntungan di masa mendatang. Kalau punya robot trading, ‘katanya’ robot itu dapat menghasilkan uang, terus, kenapa robotnya dijual? Gunakan logika sederhana, robot bagai pohon emas, robotnya dijual. Banyak yang beli. Lalu mulai berjudi cemas, menanti harapan, jangan-jangan kecemasanmu menjadi palsu… “Robot trading Fahrenheit kini tengah dalam sorotan pihak kepolisian usai dilaporkan oleh banyak korbannya. Robot trading tersebut dilaporkan atas dugaan penipuan investasi." — dalam tajuk 'Korban Mulai Bersuara Bikin Robot Trading Fahrenheit Kena Sorotan', news.detik.com, Kamis, 17 Maret 2022. Oleh: Philips Marx Penu...