Friday, April 19

Tag: Kopi

Puisi Foto Kopi
Susastra

Puisi Foto Kopi

28 September 2023 Oleh: Jamal Rahman Iroth Penulis adalah penyair penulis Purna Tugas Ketua KPU Bolaang Mongondow Timur Periode 2018-2023 Gambar: Kopi dan bukan kopi. PUISI membasuh cemar nalar dengan deras aksara dengan denting metafora foto mendinding sejarah sebelum nyeri reda. LUKA mengering sebelum derita makin meruncing kopi menebar wangi kenangan mengubur sesal di dasar ampas melebur segala batas JRI, 10/10/2017
Remang Remang Rempang
News, Susastra

Remang Remang Rempang

26 September 2023 Oleh: Nanang Suryadi Penulis adalah Penyair Cyber Indonesia Gambar: Edit tangkapan layar terkait Rempang “AKU tak ingin membaca lebih jelas, karena tak ingin sakit hati, seperti menderu-deru gemuruh traktor dan teriakan dalam kepala,” katanya di hadapan gelas kopi yang kosong tinggal ampas dan asbak penuh puntung rokok. Penyair, penyair, mengapa tak kau tulis apa adanya getar dalam dadamu, gemeretak amarahmu, kegelisahan yang memuncak. apakah kau telah menjelma politisi atau pengusaha berhitung untung rugi? “Entahlah. Biarpun remang-remang, Rempang ada di dalam doaku...” Indonesia, 26 September 2023
Sore di Kedai Kopi
Budaya, Gaya Hidup

Sore di Kedai Kopi

17 Maret 2023 Cekikik sepasang entah jenisnya apa, mereka pacaran di pojok kedai. Foto makanan, cekikik lagi, lalu cubit-cubitan. Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Meja yang ricuh CEK status, apakah pengulangan, atau saya salah baca #WaringWeraWanua koffie sajak path18 #koffiëtijd #duties #virusbacatulis #menulisrianggembira #karma #bangunindonesia #bangunjiwanya #bangunbadannya #hiduplahindonesiaraya Memberi tanda pada kenangan hari di mana tanggal bergeser, status mewah, uang seadanya ada dalam saku. Seperti biasa nongkrong, punya kawan ngobrol namanya E.D,- . O iya, E.D,- buta-tuli uang, tak dibiasakan sejak orok. Saya ajak dia rumpi, dia cerita jalan virtualnya, Johannesburg, South Africa. Saya tanya Voortrekkers. Nah, P18, kelas IV sekolah dasar dia ketika itu, namun penjela...
Sambil Resapi Yirgacheffe Ethiopia
Budaya

Sambil Resapi Yirgacheffe Ethiopia

23 Desember 2022 Estorie getir tahun silam, jejak kelana di tanah berilalang, berlumpur, sebab curah hujan tinggi di ujung Desember, di wanua. Di sini pernah tercatat berita kopi, ah mengapa dulu orang-orang disebut terkutuk sebab mengonsumsi cairan hitam itu, padahal nikmat? Biar saja, terus bertualang mencari kopi dalam nikmat nan pahit. Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Tabung kaca plastik berisi biji hitam DI SINI sejuk — hawa lebih-kurang sama dengan iklim di lereng Kasuratan, Pangalombian, Lahendong, dan kedai di sini, di Jl. Sreko. Membunuh waktu, minum kopi, mengecap pahit nikmat diseruput pelan, alir cairan itu lewat rongga mulut, meluncur hangat ke tenggorokan, asap mengembunnya menyembur dari hidung dan mulut. Saya berdiskusi dengan Emon di Elmonts Coffee & Roas...
Kopi Nikmat Usai Hujan di Minanga Timur
Budaya, Esai

Kopi Nikmat Usai Hujan di Minanga Timur

19 November 2022 Paling tidak – nama – ‘Minanga Timur’ ada di dua lokasi di Sulawesi, selasatu ada di Nosu, Mamasa, Sulawesi Barat, berikutnya ada di Pusomaen, Minahasa Tenggara, di jazirah utara Sulawesi. Suatu sore mampir di wanua itu dan minum kopi nikmat sekali… Oleh: Daniel Kaligis Editor: Philips Marx RUMAH di kelok dusun, kami datang ke sana. Bangunan bertembok rendah menghadap arah matahari terbit, jalanan menikung, bukit, kebun dan hutan, langit mendung, gerimis satu-satu kian hilang sore itu. “Torang so hubungi Iko, ada di rumah dia,” ucap Rikson. Dan dari balik ruang, ada suara-suara semacam ritual penyambutan tamu. Seorang lelaki mengintai dari balik cermin tembus pandang, langsung keluar dari pintu menyambut ketika menyadari siapa yang datang. Yang mengintai itu, Ik...
Kopi dan Perbudakan
Estorie

Kopi dan Perbudakan

31 Januari 2022 Ratusan tahun lalu, The King’s Arms dibuka, itulah kedai kopi pertama di New York, 1696. Perang Saudara Amerika: Kongres ajukan amandemen ke-13 Konstitusi Amerika Serikat menghapus perbudakan, 31 Januari 1865. Amandemen itu dikirim ke semua negara bagian untuk diratifikasi. Kita bersua, bercerita. Sore sejuk dan mesra. Seseorang mengantar kopi di meja diskusi. Waktu bergeser, ratusan tahun lalu, ada orang dicambuk karena dianggap malas bekerja di perkebunan kopi… Oleh: DAX Penulis adalah jurnalis penulis Editor: Parangsula ORANG-ORANG terperangah isu: reaktor energi fusi, kami ngobrol perbudakan. Bahasa kamusnya, segolongan manusia – yang oleh sistem – dirampas kebebasan hidupnya untuk bekerja guna kepentingan golongan manusia lain. Di suatu titik, kita janji ke...