Monday, May 20

Tag: Sajak

JEJAK SUNYI
Susastra

JEJAK SUNYI

14 Mei 2024 Oleh: Dera Liar Alam MANA sepi yang kusuka Di situ aku kembali Meniti jejak sunyi Rimba... Ilalang... Setapak penuh belukar... Kita bertukar pandang... Relung samudra... Lautan kaca metroplitan... Belantara kata hilang arti, Punah makna, Namun kita masih menggumulinya… Jakarta 2010
Mabuk Derita Palsu
Esai, Foto Pilihan, Internasional

Mabuk Derita Palsu

20 November 2023 Oleh: Dera Liar Alam POJOK kedai kopi modern – sejenis, dua berkawan lewati pintu kaca dan berhadapan tukang dagang, memesan minuman. Tersaji di wadah plastik wadah kertas di kiri rak – kemudian suara memanggil, nama dieja, “atas nama Fely.” Di ruang sama, saya sementara membaca daftar boikot massal. Di kanan pintu masuk, lelaki muda duduk memainkan piano. Dengung penggalan sajak bermain dalam benak dan irama yang selalu saya lupa, seperti ini: Some people want it all But I don't want nothing at all If it ain't you, baby If I ain't got you, baby Some people want diamond rings Some just want everything But everything means nothing If I ain't got you, yeah Ngulang dari awal: Some people live for the fortune Some people live just for the fame Some people live for ...
Bara
Foto Pilihan

Bara

27 April 2023 Oleh: Dera Liar Alam KAMI di karang terjal, di jurang yang sebagian hutan pantainya telah ditanduskan untuk surga pasir putih. Dari sini memandang Bira nan biru, Lemo-Lemo di sisi lainnya, lensa hadap Liukang Loe dan arus ombak ditampar angin deras. Bara itu cerita, air asin seumpama kaca bening memantulkan langit sepanjang musim. Rerumput, pohon-pohon, disinggahi berbagai materi sisa adab adat instan, tangan-tangan melempar sisa dan siksa. (*)
Pengadilan Asumsi
Editorial, Susastra

Pengadilan Asumsi

14 September 2022 Sajak demi keadilan semesta. Siapa yang memeriksa perkara setelah hal itu berlalu dari tangan penyidik? Anda mengenalnya, walau asing, mulia, dan sangat disembah sebagai tuan maha mengetahui denda, berapa tahun tertuduh nanti mendekam di balik tembok dan jeruji terbatas - dijauhkan dari segala akses bumi merdeka dan bebas, atau ganjaran vonis ternyata di luar pemikiran tafsir tergugat - saksi - penonton - dan masyarakat yang menyorakkan menang kalah putih hitam perkara. Asumsi tak dapat dihindari, pemeriksa bukan saksi mata langsung terhadap persangkaan maupun tanda dan petunjuk-petunjuk. Maka, sajak inipun akan mendekam sebagai pertanyaan, sebagai sangkaan atau tuduhan pertimbangan seminar-seminar tak bersepakat oleh karena begitu banyak ide dan tafsir... Oleh: D...