Thursday, April 18

Tag: Sabana

Kesendirian Kata
Susastra

Kesendirian Kata

02 Agustus 2022 Oleh: Arman Yuli Prasetya Penulis adalah Penulis Tinggal di Bojonegoro Gambar: Senja di Padang Panjang - photo by DLA Kata yang pernah kau bisikkan padaku kini berubah menjadi kupu-kupu. Ia mengitari batu. Melayang-layang di udara. Di mata kupu-kupu itu, masih tersimpan bayangan kekasihnya. Hari-hari berganti. Cuaca yang terus ia sapa pada lembut udara di ujung sayapnya. Musim ia sambut pada warna yang menggores tubuhnya. Ia turut pada jalan yang terus merambat di udara. Sampailah ia di atas sabana hinggap pada setangkai rumput. Ia pandangi dirinya pada genangan air dari sisa hujan yang turun tadi pagi. Cahaya pelan-pelan redup. Waktu jatuh dalam gelap. Hanya suara air mengalir dari sungai yang tak jauh dari tubuhnya. Membawa jauh tubuh beku. Seekor ulat daun...
Semula
Susastra

Semula

03 September 2021 Oleh: Arman Yuli Prasetya Penulis adalah Penulis Tinggal di BojonegoroEditor: Parangsula Gambar: Beranda alam, di mana mata leluasa mengintai langit biru, awan, gunung, dan hutan yang kian punah… SEMULA gerimis lalu hujan turun deras sekali. Angin yang tak bisa kulihat menyentuh jejak-jejak langkah kita di tanah. Di antara rumput-rumput di deretan bangku-bangku, aku, kau dan hujan bertemu. Lalu angin berhembus. Menatap ke sana pada langit biru awan kelabu pasangan yang rela melahirkan hujan. Pada setiap kesempatan saat hujan turun. Ia senantiasa membasuh jejak-jejak kaki kita di tanah. Tanah basah, rumput basah dan harapan yang tersimpan dalam butiran hujan. Di sana pada padang sabana yang luas, betapa ingin kau tampung butiran hujan. Dan juga sebuah beranda...