Tuesday, June 18

Tag: Perahu

Perahu Iklan
Foto Pilihan, Susastra

Perahu Iklan

29 Oktober 2023 Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Satu mendayung PROMOSI itu pepohon kemiri cengkih pala vanilla – dan bumbu rempah kunyit jahe yang berbaris di tanjung di gunung dekat teluk, bayangnya ada di air, di riak yang didiamkan badai gelombang. Suatu siang teduh anak-anak memancing, melompat menerkam ikan-ikan termuat dalam jala yang dibentuk lingkaran kecil dalam perahu. Suara nyaring, sorak. Di sana satu jam, dua jam, detak-detak patah waktu berhari-hari menanti senja pulang mengaburkan jingga yang singgah di samudera. Berlaksa zaman silam perahu-perahu didorong derap dayung satu-satu, anak-anak negeri pecinta tualang laut, satu mendayung, dua mendayung, semua mendayung, menangkap satwa-satwa dan membumbuinya dengan lada, sahang… Nyaring sorak: satu mendayung, semua men...
Sajak di Chao
Susastra

Sajak di Chao

16 Januari 2023 Mereka, anak-anak terkasih-tercinta, pergi ke negeri seberang. Katanya pada langit, pada redup cahaya, pada malam padam, “Satu-satu jejak telah digenangi air mata. Dan senyap itu terbukti, jadi nyata. Untuk rindu, syair deras bagi Chao. Perahu-perahu sekarang kalian saksinya. Tapi, kami hanyut karena terlempar, sengaja dihempaskan dari sarang-sarang gersang nan kumuh dan kerontang… Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Chao Phraya NYANYI AWAN berarak di atas samudera raya, perahu layar ditikam gerimis: Good bye phalaenopsis amabilis, tanah kelahiran mengusir – hempaskan diri di gelombang surut di tebing Guinea hanyutkan nestapa penari bulan. Kita sisa tebang-tebangan terbawa deras bersama sampah ranting dedaun menuju hulu, air mata kering, malam hilang, kesunyian dirin...
Eveenar, Puake, Tak Disangke
Econews

Eveenar, Puake, Tak Disangke

31 Maret 2019 Sampan laju dari hile’ sampai ke hulu. Ekor naga melingkar muara Sungai Sekayam, kepalanya di Pancur Aji, di tikung Sungai Kapuas. Eveenar itu dari bahasa Belanda, bermakna garis lintang nol derajat, atau garis khayal keliling bumi, atau disebut khatulistiwa — terletak melintang pada nol derajat yang membagi bumi menjadi dua belahan sama, yaitu belahan bumi utara dan belahan bumi selatan melintasi sejumlah negara. Oleh: Daniel Kaligis Gambar: Farmer in forest in Kapuas Hulu Sumber Foto: Agroforestry World — Rob Finlayson BERLAYAR JAUH nun di sana, pulau-pulau bergunung-api di Samudra Atlantik, sebelah utara-barat lepas pantai Gabon. Sao Tome, dan Principe dieja nama salah satu negeri di Evenaar, dan negara terkecil di Afrika. Ke sana menyusuri garis belah bumi,...
Musim Bunga
Susastra

Musim Bunga

29 April 2022 Oleh: MiRa Roe Penulis adalah sastrawan penulis Gambar: Laburnum anagyroides - Golden Chain Tree Amstel Kade – berlatar belakang rumah di atas air dan taman bunga – April 2010 Daun bersemi Hijau menghias kota Bunga merekah Ingatan malam hari Sinar bulan membayang Aaah, terik matahari melayukan bunga dan daun-daunan, hingga tunduk tanpa daya. Hukum alam telah mengajarkan pada kita semua, bahwa hidup manusia dihitung dalam batasan waktu menuju kuburan, sekali pergi tak mungkin kembali lagi. Mengenang masa Usia melebur duka Berbina jasa Megah merah, berdarah Hayat dikandung badan Kuingat pesan akhirmu, ayah, bahwa kehormatan, kemasyuran dan nama harum bukanlah titik akhir idaman hidupmu, walaupun hidup, mati, hina dan mulia adalah pemberian alam. Kilatan petir D...
Ingatkah Kau
Budaya, Susastra

Ingatkah Kau

22 Juli 2010 Jakarta, lewat tengah malam: Oleh: Dera Liar Alam wahai angin memporandakan dermaga tawamu jalang kusuka beberapa tahun silam kisah ini dimulai berhadapan kita: perahu dalam cawan terombang-ambing kubaca, resap tetes demi tetes bukan aksara hanya syair sorot matamu dalam tangis dan kita bersahutan suara laksana bedil letupkan judul-judul tanpa tajuk sebuah gelisah merekam ziarah masa depan KaKa: Jika Senyum Itu Pindah engkau di balik setir boat