Monday, February 26

Sejarah Bisu


11 Mei 2022


Oleh: Oppy FritSia Moningka
Penulis tinggal di Jakarta


Kota menua…
Terbatuk-batuk dalam nafas polusinya…
Paru-paru menghitam diselimut dendam
Kelamnya malam di tanah penggusuran

Tembok-tembok kelabu…
Adalah sejarah yang telah bisu
Berkerut-kerut dilumuti kencing gelandangan

Sementara di kursi
Kutu busuk sibuk berpoligami
Kota makin renta dijemput senja
Kita di mana

(*)


23 Desember 2009