Friday, February 6

Tag: Minahassa

Interupsi di Titik Temu
Editorial, Opini

Interupsi di Titik Temu

02 Februari 2026 Bersua di titik temu, pesta ada di situ. Di riuh debat siapa paling benar. Kebenaran diuji pada titik-titik temu pengetahuan. Walau, ‘katanya’ pengetahuan itu lebih banyak disimpan hanya untuk mereka yang mencarinya hingga jauh dan dalam, cari di titik temu. Rakyat, khalayak ramai hanya menelan propaganda dan menularkan dogma yang diyakininya benar seturut tafsir. Titik temu, negara menudung sistem dengan regulasi, distribusi informasi elektronik bermuatan penghinaan tafsir karet cemarkan nama – sanksi pidananya penjara dan denda maksimal satu miliar. Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Menyimak seketika Minahassa dari Kilapong Hills. BERTAMBAHLAH tou, bertambah-tambah penghuni bumi di titik temu, sebab pernah diucap dan tercatat: bahwasanya tanah leluhur di bayang ...
PSTL 2025
Esai, Guratan, Susastra

PSTL 2025

27 Desember 2025 Tuju xmas nan hedon — torang nonton redup, ilalang, pepohon, gunung, lembah, kabel-kabel, wale, susupuan, serap, yakni luna — menggantung amper separuh di awang-awang tenggara... Tualang tou itu syair, pesta di tanah leluhur, subur tafsir… Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Wale di bayang Serap, sekeliling Gelap LELUHUR kami menyebut bulan itu serap, dan batas sebagai susupuan. Ada berapa terminologi dari wanua dalam dialek di artikel ini: amper itu hampir, dekat – nyaku itu saya, aku yang ego – torang itu kita orang, atau kami – tou itu orang, manusia, identitas – wale itu rumah, kediaman, tanah leluhur yang punah value oleh karena sistem menjarahnya dengan surat-surat, teks, regulasi. Silakan kembali pada alinea ini bila tersandung teks dalam dialek wanua. Selama...