Thursday, February 12

Tag: Empung

Interupsi di Titik Temu
Editorial, Opini

Interupsi di Titik Temu

02 Februari 2026 Bersua di titik temu, pesta ada di situ. Di riuh debat siapa paling benar. Kebenaran diuji pada titik-titik temu pengetahuan. Walau, ‘katanya’ pengetahuan itu lebih banyak disimpan hanya untuk mereka yang mencarinya hingga jauh dan dalam, cari di titik temu. Rakyat, khalayak ramai hanya menelan propaganda dan menularkan dogma yang diyakininya benar seturut tafsir. Titik temu, negara menudung sistem dengan regulasi, distribusi informasi elektronik bermuatan penghinaan tafsir karet cemarkan nama – sanksi pidananya penjara dan denda maksimal satu miliar. Oleh: Dera Liar Alam Gambar: Menyimak seketika Minahassa dari Kilapong Hills. BERTAMBAHLAH tou, bertambah-tambah penghuni bumi di titik temu, sebab pernah diucap dan tercatat: bahwasanya tanah leluhur di bayang ...
Sajak Pengumaan
Susastra, Travel

Sajak Pengumaan

04 Januari 2025 Datang di sana laksana mengulang perjalanan silam – Awal Januari 2022, manakala menelusur tanah Minahasa, bersua unsur-unsur jamak dibincang. Di sisi utara telaga tua penuh eceng gondok, kami membahas ‘mahwetik’. Kata itu dieja juga sebagai ma’ wetik, mahawetik, tenggara, atau tungkara. Mahwetik, tumbuhan penyembuh luka. Mahwetik bermakna memancar, disebut karena sifat buahnya yang ketika tua dapat meletup, memancarkan biji-biji yang menjadi benih. Anak-anak di kampung suka memanfaatkan buah yang telah meletus terbelah ruas-ruasnya lalu kuncup sebagai hiasan di kupingnya, anting-anting. Tumbuhan itu dikenal sebagai bunga pacar: Impatiens balsamina L. Datang di Pengumaan, semacam menyembuh luka, rindu yang sekian masa dipendam dalam pengembaraan… Oleh: Dera Liar Alam...